Tasawuf dalam Bayang-Bayang Krisis Ekonomi Global: Reinterpretasi Tawakal di Tengah Ketidakpastian Fiskal Indonesia 2026
Genealogi Konsep Tawakal dalam Tradisi Tasawuf, Krisis Ekonomi Global dan Dampaknya terhadap Ketimpangan Sosial di Indonesia, Reinterpretasi Tawakal sebagai Etika Sosial-Transformatif, Implikasi Tawakal dalam Membangun Kesadaran Sosial di Tengah Ketimpangan
DOI:
https://doi.org/10.58572/hkm.v6i2.365Keywords:
tawakal tasawuf sosial, Ketimpangan Sosial, Krisis Ekonomi, Etika TransformatifAbstract
Abstract
This research focuses on the reinterpretation of the concept of tawakal as a socio-transformative ethic in addressing social inequality and the global economic crisis occurring in Indonesia. The background of this study is based on the public tendency to perceive tawakal merely as an attitude of surrender without effort, which potentially leads to social fatalism. The purpose of this research is to examine the origins of the concept of tawakal within the Sufi tradition, evaluate its relevance to contemporary socio-economic issues, and describe tawakal as an active and constructive spiritual force. This study employs a qualitative method using a library research approach. The data sources include the Qur’an, Hadith, classical Sufi works, and contemporary literature. The findings reveal that, from the perspective of Sufism, tawakal does not contradict rational action; rather, it emphasizes a balance between effort, faith, and social responsibility. The reinterpretation of tawakal can strengthen social solidarity, enhance public critical awareness, and encourage active participation in addressing social inequality, economic crises, and contemporary global challenges. Therefore, tawakal remains relevant as a progressive, humanistic, and transformative spiritual foundation in modern life.
Keywords: Tawakal, Social Sufism, Social Inequality, Economic Crisis, Transformative Ethics.
Abstrak
Penelitian ini berfokus pada reinterpretasi konsep tawakal sebagai etika sosial-transformatif dalam menghadapi ketimpangan sosial dan krisis ekonomi global yang terjadi di Indonesia. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pemahaman masyarakat yang cenderung menganggap tawakal sebagai sikap pasrah tanpa upaya, yang berpotensi menghasilkan fatalisme sosial. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari asal-usul konsep tawakal dalam tradisi tasawuf, mengevaluasi hubungannya dengan masalah sosial-ekonomi kontemporer, dan memberikan gambaran tentang tawakal sebagai kekuatan spiritual yang aktif dan bermanfaat. Penelitian ini dilakukan secara kualitatif menggunakan pendekatan studi kepustakaan (library research). Al-Qur'an, hadis, karya tasawuf klasik, dan literatur kontemporer adalah sumber data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari sudut pandang tasawuf, tawakal tidak bertentangan dengan tindakan rasional. Sebaliknya, itu menekankan keseimbangan antara upaya, iman, dan tanggung jawab sosial. Reinterpretasi tawakal dapat memperkuat solidaritas sosial, meningkatkan kesadaran kritis masyarakat, dan mendorong partisipasi aktif dalam menghadapi ketimpangan sosial, krisis ekonomi, dan tantangan global kontemporer. Oleh karena itu, tawakal masih relevan sebagai landasan spiritual yang progresif, humanis, dan transformatif dalam kehidupan modern.
Kata Kunci:
Abstract
This research focuses on the reinterpretation of the concept of tawakal as a socio-transformative ethic in addressing social inequality and the global economic crisis occurring in Indonesia. The background of this study is based on the public tendency to perceive tawakal merely as an attitude of surrender without effort, which potentially leads to social fatalism. The purpose of this research is to examine the origins of the concept of tawakal within the Sufi tradition, evaluate its relevance to contemporary socio-economic issues, and describe tawakal as an active and constructive spiritual force. This study employs a qualitative method using a library research approach. The data sources include the Qur’an, Hadith, classical Sufi works, and contemporary literature. The findings reveal that, from the perspective of Sufism, tawakal does not contradict rational action; rather, it emphasizes a balance between effort, faith, and social responsibility. The reinterpretation of tawakal can strengthen social solidarity, enhance public critical awareness, and encourage active participation in addressing social inequality, economic crises, and contemporary global challenges. Therefore, tawakal remains relevant as a progressive, humanistic, and transformative spiritual foundation in modern life.
Keywords: Tawakal, Social Sufism, Social Inequality, Economic Crisis, Transformative Ethics.
Abstrak
Penelitian ini berfokus pada reinterpretasi konsep tawakal sebagai etika sosial-transformatif dalam menghadapi ketimpangan sosial dan krisis ekonomi global yang terjadi di Indonesia. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pemahaman masyarakat yang cenderung menganggap tawakal sebagai sikap pasrah tanpa upaya, yang berpotensi menghasilkan fatalisme sosial. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari asal-usul konsep tawakal dalam tradisi tasawuf, mengevaluasi hubungannya dengan masalah sosial-ekonomi kontemporer, dan memberikan gambaran tentang tawakal sebagai kekuatan spiritual yang aktif dan bermanfaat. Penelitian ini dilakukan secara kualitatif menggunakan pendekatan studi kepustakaan (library research). Al-Qur'an, hadis, karya tasawuf klasik, dan literatur kontemporer adalah sumber data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari sudut pandang tasawuf, tawakal tidak bertentangan dengan tindakan rasional. Sebaliknya, itu menekankan keseimbangan antara upaya, iman, dan tanggung jawab sosial. Reinterpretasi tawakal dapat memperkuat solidaritas sosial, meningkatkan kesadaran kritis masyarakat, dan mendorong partisipasi aktif dalam menghadapi ketimpangan sosial, krisis ekonomi, dan tantangan global kontemporer. Oleh karena itu, tawakal masih relevan sebagai landasan spiritual yang progresif, humanis, dan transformatif dalam kehidupan modern.
Kata Kunci: tawakal tasawuf sosial, Ketimpangan Sosial, Krisis Ekonomi, Etika Transformatif.
References
Achmad Saeful, S. R. (2020). KONSEP PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM ISLAM. Syar’ie: Jurnal Pemikiran Ekonomi Islam:, 3, 1–17.
Agung Arif Hakim Batubara, Cindy Salsabila Ginting, M. A. (2025). Etika Kepemimpinan dalam Pendidikan Islam : Teladan Nabi Sebagai Fondasi Integritas Pemimpin Modern. Society Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(2), 826–833.
Ahmad Muhammad Mustain, Nasoha Ashfiya Nur Atqiya, Y. N., & Annisa Yuliana, S. T. (2025). Kontribusi Dakwah Islam terhadap Nilai Nasionalisme di Kalangan Pemuda Muslim. Jurnal Hukum Dan Sosial Politik, 3.
Aini, F. Q., Yuli, R., & Hasibuan, A. (2025). Peran Pendidikan Islam dalam Membentuk Kecerdasan Emosional Peserta Didik. Moral: Jurnal Kajian Pendidikan Islam, 2.
Alfa Rohmatin, Yuda Nugraha, Moch. Galih Gunawan, M. R. I. (2025). Meningkatkan Perilaku Amanah Siswa melalui Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMP Negeri 4 Pariaman. Oktober: Akhlak : Jurnal Pendidikan Agama Islam Dan Filsafat, 1(3), 834–839.
Antonius Ary Setyawan, Eva Desembrianita, Muhammad Hery Santoso, Syahril, R. R. K. (2025). Pemberdayaan Masyarakat Dalam Meningkatkan Kemandirian Ekonomi Lokal. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 4(1), 1494–1503.
Anzalman, Tamrin Kamal, Rosniati Hakim, Halim Hanafi, Julhadi, T. (1952). Islam dan Humanism ( When Muslim Learns From The West : A Cross Curtural Project ). Jurnal Kajian Dan Pengembangan Umat, 7(1), 52–71.
Armedi, R., Izza, A. F., & Asrori, M. (2025). Relevansi Tasawuf Dalam Islam Di Era Modern. Hikamia Jurnal Pemikiran Tasawuf Dan Peradaban Islam, 5(1), 46–67.
Awalia Kholifatur Riska, A. N. (2025). Menemukan Makna Tawakal di Tengah Modernitas : Refleksi atas Kisah Kepasrahan Nabi Ismail dalam QS . Ash-Shaffat 102 – 107. Ta’wiluna: Jurnal Ilmu Al-Qur’an, Tafsir Dan Pemikiran Islam, 6(3).
Chandra, W., & Ulum, M. B. (2025). Epistemologi Integratif Abdurrahman Wahid sebagai Solusi Fragmentasi Pendidikan Islam Modern. Humanika, 32(2), 195–218.
Febriyanti, I., Azzura, A., Aulia, C., Fikri, M., & Ramdani, F. (2025). Stratifikasi Sosial dan Akses Kesehatan : Analisis Kesenjangan dalam Sistem Pelayanan Publik. Jumash Jurnal Mahasiswa Sosial Humaniora, 2(2), 62–82.
Hakim, A. (2023). Tragedi Kekayaan : Masa Lalu Menelan Masa Depan.
Hamid, E. S. (2009). Akar Krisis Ekonomi Global dan Dampaknya Terhadap Indonesia. La_Riba Jurnal Ekonomi Islam, III(1), 1–11.
Hasan, H. (20025). Menyelami Spiritualitas , Pemikiran , dan Transformasi Sosial.
Hasanah, N. El, Dassucik, S., & Farida, I. (n.d.). STRATEGI MENUJU NEGARA BERKEMBANG.
Heni Maria, Intan Laurens, Hantrini Patoo, A. S. (2023). Transformasi Sosial Melalui Lensa Teologi : Memahami Peran Agama Dalam Mengatasi Ketimpangan Sosial Pada Konteks Kontemporer. Jurnal Teologi Dan Pendidikan Agama Kristen, 3(2), 108–121.
Hidayah, N. (2025). KAJIAN TAFSIR AYAT-AYAT SABAR , TAWAKAL , IKHLAS , SYUKUR SISWA Interpretation-Based Resilience Education ( Psychosocial ): A Study of The Interpretation of Verses on Patience , Trust in God , Sincerity , And Gratitude in Education. 218–230.
Hidayati, T. (2026). Implementasi konten kitab bidayatul hidayah dalam menumbuhkan ketenangan jiwa pada remaja di panti asuhan darul hadlonah purwokerto. Repositori UIN SAIZU.
Iqbal, M., Almuslim, U., & Bireuen, P. (2025). PENGUATAN SIKAP MENTAL ISLAMI SEBAGAI LANDASAN KEPRIBADIAN MUSLIM YANG UNGGUL. SAWEU: Jurnal Pengabdian Masysarakat, 1(2), 53–63.
J, I. S., Abubakar, A., & Arsyad, A. (2024). DISKURSUS TEOLOGI QADARIYAH DAN JABARIYAH : TAWAKAL DALAM TINJAUAN FILOSOFIS DAN SURVEY. FiTUA Jurnal Studi Islam, 5(2).
JSPAI : Jurnal Studi Pendidikan Agama Islam. (2025). JSPAI : Jurnal Studi Pendidikan Agama Islam, 84–96.
K, H. (2025). Pemikiran Muhammad Iqbal dan Pengaruhnya terhadap Hukum Islam. Al-A’dalah, 3(2), 167–179.
Kaharuddin Muhammad, Sunny Ummul Firdaus, M. H. L. A. (2023). Kebijakan Publik dan Politik Hukum : Membangun Demokrasi Berkelanjutan untuk Masyarakat. Souvereignty : Jurnal Demokrasi Dan Ketahanan Nasional, 2, 354–368.
Kusvianti, P., Putri, A., Ashari, R., & Izzah, A. N. (2023). Pandangan Ulrich Beck Tentang Risiko dan Ketidakpastian yang Dialami Oleh Masyarakat Modern. Jurnal Ilmiah Ecosystem, 23(April), 149–163.
Mahfud, M., Fauziah, F., Khoiruddin, M., & Sholeha, A. (2026). JEMBATAN ATAU JURANG ? BEDAH KRITIS ATAS TUJUH MODEL INTERDISIPLINER DALAM KAJIAN ISLAM ( DARI INTEGRASI HINGGA KONFLIK METODOLOGIS ). Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi, 3, 777–811.
Maisari, A. (2025). Tantangan Radikalisme dan Ekstremisme : Kajian Kritis Terhadap Ekstremisme Perspektif Moderasi Beragama. Tadabbur: Jurnal Peradaban Islam, 7(2), 146–159. https://doi.org/10.22373/tadabbur.v7i2.883
Mu, S., & Tjenreng, M. B. Z. (2025). Desentralisasi dan Ketimpangan Pembangunan Antar Daerah. SCIENTIFIC JOURNAL OF REFLECTION: Economic, Accounting, Management and Business, 8(1), 342–351.
Muhammad Anggara Batubara, Novita Wulandari, M. A. S. (2025). Evaluasi Program Bantuan Langsung Tunai ( BLT ) dalam Membantu Perekonomian Masyarakat di Desa Sena Kecamatan Batang Kuis Kabupaten Deli Serdang. Journal of Education, Humaniora and Social Sciences (JEHSS), 7(4), 1327–1334. https://doi.org/10.34007/jehss.v7i4.2636
Muhammad Putra Hababil, Muhammad Kharis Firdaus, Nabil Nazhmi, Mohammad Dandi Hamdani, Mochamad Rajendra Alghifary, A. F. (2024). Analisis Pengaruh Pemerataan Ekonomi dalam Upaya Menghapus Ketimpangan Antar Masyarakat. Journal of Macroeconomics and Social Development, 1(4), 1–9.
Multidisipliner, J. P. (2025). Maulana Atsani : Maulana Atsani : Multidisipliner, Jurnal Pendidikan, 21, 158–171.
Muniri, Mahsun, N. C. azis. (2025). Dari Tauhid ke Ekologi : Menemukan Kembali Spiritualitas Islam dalam Pelestarian Alam. Al-Hikma Jurnal Hukum Dan Keislaman, 1(2), 99–114.
Musayyidi, & Rudi, A. (2020). Pendidikan Karakter dalam Perspektif Islam: Landasan Filosofis dan Praktis. Kariman, 08(2021), 11–71.
Nurjanah, Siti, A. T. H. (2023). Aktualisasi Tasawuf Buya Hamka Di Era Postmodern. Indonesian Journal of Islamic Theology and Philosophy, 5(1), 65–92.
Octaviana, R. (2026). HIDUP KONSUMTIF MASYARAKAT MODERN. Jurnal Ilmiah Stkip, 12.
Pambudi, Muhammad Sidiq, Sab’ati Mela Matsania, B. V. F. (2025). Keterkaitan Konsep Tawakal dalam Islam dan Filsafat Stoikisme : Sebuah Analisis Implementatif. Canonina Religia Jurnal Studi Teks Agama Dan Sosial, 3(1), 49–61.
Pris Kristiani Ndraha, A. L. M. (2024). Langit dan bumi yang Baru : Fondasi Untuk Masa Depan Berkelanjutan. Sinar Kasih Jurnal Pendidikan Agama Dan Filsafat, 2(3).
Putra, R. H., & Wira, A. (2025). Epistemologi Ekonomi Islam : Perspektif Sosiologi Dalam Menghadapi Krisis Ekonomi Global. ISTIKHLAF: Jurnal Ekonomi, Perbankan Dan Manajemen Syariah, 7(1), 169–186.
Rahmat, H. K. (2025). Menghadapi Krisis dengan Kewirausahaan Sosial : Memperkuat Ketahanan Bisnis di Komunitas Rentan Pasca Bencana. Ournal of Current Research in Humanities, Social Sciences, and Business, 2(2), 49–54.
Rahmayani, D., Hidayah, I. N., Ibrahim, S. F., & Habibi, R. (2025). EKOTEOLOGI ISLAM DALAM PEMIKIRAN SEYYED HOSSEIN NASR. Al-I’timad: Jurnal Dakwah Dan Pengembangan Masyarakat Islam, 9(2).
Randi Saputra , Reza Pahlevi Dalimunthe, M. (2021). Menyeimbangkan Ritualitas dan Partisipasi Sosial : Konsep Tasawuf Sosial Amin Syukur. Nalar: Jurnal Peradaban Dan Pemikiran Islam, 5, 14–30. https://doi.org/10.23971/njppi.v5i1.2788
Riska, Awalia Kholifatur, A. N. (2025). Tawakal sebagai sumber motivasi kehidupan: telaah buku “berserahlah, biarkan allah mengurus hidupmu” karya emha ainun nadjib. Ta’wiluna: Jurnal Ilmu Al-Qur’an, Tafsir Dan Pemikiran Islam, 06.
Rosikh, F., & Ulfa, M. (2025). Penguatan Lembaga Pendidikan dalam Perspektif Imam Al-Ghazali. Paedagogos Journal of Education and Learning, 01(01), 41–53. https://doi.org/10.64131/Paedagogos
Rosyadi, T. S. (2024). Sikap Tawakal dalam ESQ untuk Membangun Keseimbangan Hidup Menurut Pandangan Islam. 1(2), 89–106.
Ruli Maulana, G. I. (2025). Politik dalam Islam ( Etika, Prinsip san Implementasinya). Edudeena : Journal of Islamic Religious Education, 9989(xx). https://doi.org/10.30762/ejire.vxxixx.xxxx
Sabillah, F., Kusumastusi, T. P., Setiawan, D., Islam, U., Syarif, N., & Jakarta, H. (2025). BERKELANJUTAN DI DESA ALAMENDAH. 3(2), 37–50.
Sirojuddin, Ahmad Sholihin, K. S. (2025). Menggali Krisis Psikospiritual dan Akhlak Manusia melalui Lensa Tasawuf. SUHU Journal of Sufism and Humanities, 01, 58–72.
Sofiatus Sholeha, A. R. S. (2025). Konsep Etika Keutamaan dalam Tasawuf Abdul Qadir Al-Jailani dan Pengaruhnya terhadap Terbentuknya Akhlak Manusia. Jurnal Manajemen Dan Pendidikan Agama Islam, 3.
Suyitno. (2025). Konsep Maqamat Dan A ḥ wal Dalam Tasawuf : Tahapan Spiritual Menuju Ma ‘ Rifatullah. Jurnal Misbahul Ulum (Jurnal Institusi), 1(1).
Tammar, A., Abubakar, A., & Mahfudz, M. (2023). Relevansi Tawakal dalam Kehidupan Sosial (Kajian Literatur Al Quran). Farabi, 20, 157–179.
Walida, D. T. (2025). Al-Qur ’ an dan Psikologi : Pendekatan Spiritual Dalam Kesehatan Mental. Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 4(2), 831–850. https://doi.org/10.3390/rel12030150
Widyanti, N. (2025). Hubungan antara Tawakal dengan Stres Akademik pada Mahasiswa Tingkat Akhir yang Bekerja Sambil Menyusun Skripsi.
Downloads
Published
Metrik & Sitasi
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Bayu Asep Saputra, Ahmad Ikrom Anwari, Ahmad Maftuh Sujana, Syafiin Mansyur

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



